Logo
images

Warga RW 15 Kelurahan Gedog Mulai Terapkan Menabung Sampah

BLITAR - Paska berdirinya Bank Sampah Barokah 8 bulan lalu di RW 15 Kelurahan Gedog Kota Blitar, perilaku rumah tangga memisahkan sampah saat ini sudah mulai berjalan. Diantaranya banyak rumah tangga yang memilah dan menyiapkan kantong sampah sendiri untuk sampah plastik, sampah kertas, sampah besi, dan sampah basah. Dari total 150 KK yang ada, saat ini sudah ada 40 KK yang rutin setiap minggu menabung sampah ke Bank Sampah Barokah. Sisanya masih belum rutin dengan alasan sampahnya yang terkumpul belum banyak.
Eka Sulistyana Koordinator Pengelola Bank Sampah Barokah pada Rabu (15/11), mengatakan bahwa setiap Minggu pukul 08.00 WIB sampai 11.00 WIB, pihaknya menerima sampah dari warga yang sudah dipilah saat masuk Bank Sampah, sampah-sampah warga masih dipilah kembali, mana yang bisa menghasilkan uang dan mana yang harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir. Khusus untuk sampah yang laku dijual, seperti plastik, kertas, besi, dan peralatan rumah tangga. Bank Sampah akan menimbang dan menghitung berapa nominal yang diterima KK yang menabung sampah. Uang itulah yang ditabung ke Bank Sampah Barokah setiap Minggu dan bisa diambil sebulan sekali di Bank Sampah.
Eka menambahkan, karena aktifitas Bank Sampah Barokah semakin berkembang dan jumlah KK yang sadar dan akhirnya memutuskan ikut dengan program dari Bank Sampah terus bertambah, mulai 2018 pihaknya akan menerapkan sistem setor sampah langsung dapat uang. Sementara ini program Bank Sampah Barokah masih berlaku diwilayah Kelurahan Gedog Kota Blitar, karena pihaknya lebih memprioritaskan warga di lingkungan lebih dahulu baru bisa menular kepihak luar.(yud)


TAG

Tinggalkan Komentar