Logo
images

DLH Gelar Sosialisasi Program Adiwiyata

Agenda ini berlangsung di Balai Kota Kusumo Wicitro, Selasa (16/10). Dihadiri tim penilai dan pembina Adiwiyata Provinsi Jawa Timur, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Blitar, Kepala SD, SMP, MTS, dan MAN Kota Blitar. Total ada sekitar 200 peserta. Dibuka secara resmi oleh Drs.H Santoso,M.Pd Wakil Walikota Blitar.
 
Pande Ketut Suryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar mengatakan, agenda ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah, mewujudkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Karena untuk penyelamatan, pengendalian, pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam dapat dimulai dari generasi muda di lingkup sekolah. Melalui sosialisasi ini diharapkan mampu merubah karakter masyarakat, untuk lebih peduli dengan lingkungan. 
“Total 95 lembaga pendidikan yang ada di Kota Blitar, baru 30 lembaga yang menyandang adiwiyata mandiri. Sisanya masih cukup banyak, menjadi PR kita bersama,” kata Pande.
 
Sementara Santoso, Wakil Walikota Blitar dikonfirmasi setelah membuka Sosialisasi Program Adiwiyata berharap, melalui agenda ini sekolah yang sudah berpredikat adiwiyata mandiri, dapat mengimbas ke sekolah lainnya. Dengan demikian, tidak ada ketergantungan dari sekolah untuk menunggu tindakan dari pemerintah. Karena untuk mewujudkan lingkungan yang asri dan sehat bisa dimulai dengan hal-hal kecil.
“Nantinya mereka tidak bergantung dengan pemerintah saja. Mereka bisa berjalan sendiri, kita membantu,” kata Santoso.
 
Dalam sosialisasi ini , Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar menghadirkan tiga narasumber. Dyah Larasayu dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim, menyampaikan materi kebijakan Pemerintah Provinsi tentang program Adiwiyata. Materi Kurikulum yang Terintegrasi Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), disampaikan Endang Sulistyowati dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim. Dan materi terakhir tentang Partisipatik Kegiatan Pengelolaan Sarana Pendukung PLH oleh Eka Agustina Muktini dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. (Kir)

TAG

Tinggalkan Komentar