Logo
images

Bentuk Kelurahan Berseri, Dinas Lingkungan Hidup Gencarkan Sosialisasi

osialisasi dilakukan untuk mewujudkan manajemen pelestarian lingkungan yang bersih dan lestari di masing-masing lingkungan. Selain itu juga menerapkan prinsip Kelurahan yang ramah lingkungan berbasis masyarakat, di 21 Kelurahan di Kota Blitar.
 
Suharto S.Sos, Staff Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, saat menjadi moderator Sosialisasi Program Kelurahan Berseri di Balaikota Koesoemo Wicitro, Selasa 10 Juli 2018 mengatakan, tahapan pembentukan Kelurahan Berseri dari tahun ke tahun sudah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, baik melalui sosialisasi maupun pembinaan langsung dan lomba. Tujuannya agar mampu mengimbas dan mempengaruhi kelurahan lain, artinya Kelurahan Berseri dibentuk tidak sekedar bersiap untuk lomba, tapi agar membudaya. Termasuk agar warga bisa saling kenal dengan tetangga, sehingga gotong royong bisa lestari.
 
Saat ini di Kota Blitar ada 3 Kelurahan Berseri yang masuk kategori mandiri, diantaranya Kelurahan Karangsari, Kelurahan Kepanjenkidul dan Kelurahan Tanjungsari. Sementara untuk kategori madya ada 6 Kelurahan, dan Kategori pratama ada 2 Kelurahan.
 
“Kita terus memberi pengetahuan ke warga terkait pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah. Semua Kelurahan harus tahu dan menerapkan program ini‬ĚJelas Suharto.
 
Syarat Kelurahan bisa disebut Kelurahan berseri diantaranya, untuk kategori pratama, harus ada 2 RW yang masuk kategori Lingkungan Berseri. Untuk kategori Madya, harus ada 3 RW. Sementara untuk tingkat Mandiri harus ada 4 RW. (Yud)

 



Tinggalkan Komentar